Sejarah, Asal Usul, dan Destinasi Wisata Rantauprapat


RANTAUPRAPAT

Rantau Prapat adalah ibu kota Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini dilintasi oleh Jalan Raya Lintas Sumatra Timur. Kota ini berada di dekat perbatasan Sumatra Utara dan Riau. Kota ini dilengkapi dengan akses kereta api, yang menghubungkan kota ini dengan ibu kota provinsi, Medan.

Rantauprapat sebelumnya merupakan kota administratif, yang dihapuskan statusnya pada tahun 2003 menjadi kota kecamatan biasa karena tidak memenuhi persyaratan peningkatan daerah otonom. Pada tahun 1993-1994 kota ini mendapatkan predikat kota bersih dibuktikan dengan diberikannya penghargaan adipura oleh Presiden kala itu Soeharto.


Asal Mula Rantauprapat


Sejarah dinamakannya kota Rantauprapat ialah Dahulu kala di pinggiran Sungai Bilah terdapat banyak bambu. Ada salah seorang masyarakat dari Sungai Berombang yang menelusuri Sungai Bilah dengan menggunakan perahu kecil. Ketika itu, dia melihat banyak bambu di pinggiran Sungai Bilah, diapun memotong bambu-bambu tersebut dan membawanya pulang. Ketika dia pulang, ada yang menanyakan kepadanya "Darimana bambu itu kau dapat?" karna tidak tahu nama daerahnya, orang yang membawa bambu tersebut menjawab "Dari merantau ke parapat(desa) yang banyak bambunya".


Sejak itu banyak orang yang mengambil bambu disana untuk digunakan atau dijual dan ketika ditanya dari mana saat membawa bambu, maka selalu dijawab "Merantau ke parapat yang banyak bambunya". Lama-kelamaan karena semakin sering diucapkan, terciptalah nama Rantauprapat.

Destinasi Wisata


Sebutan kota untuk Rantauprapat tidak memungkinkan bahwa kota tersebut tidak memiliki destinasi wisata untuk dikunjungi, berikut tempat-tempat destinasi yang bisa dikunjungi bersama keluarga tercinta  :

1. Air Terjun Linggahara

Sebahagian warga menyebutnya Air Terjun Kembar, sebahagian lainnya menyebut dengan Air Terjun Baru. Namun, secara pasti sesuai dengan tulisan yang tertera di kertas sebagai karcis ketika memasuki komplek objek wisata air terjun di Lingkungan Makmur, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan itu, nyata tertulis Taman Wisata Alam Air Terjun Linggahara.


Air terjun ini berlokasi di Jl. Linggahara, Lobusona, Rantau Selatan., Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara,hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 20-an menit dari pertigaan jalan By Pass Rantauprapat dengan jarak tempuh sekira delapan kilometer. Dengan kondisi jalanan yang belum tersentuh modernisasi berupa polesan aspal hotmix, jalanan disana hanya mendapat pengerasan ala kadarnya. (Tekan disini untuk melihat dari GOOGLE MAPS)

Cukup diakui, objek wisata Air Terjun itu kini kian diminati. Tingkat kehadiran warga pencari keindahan alam terus meningkat. Panorama alam sekitar objek wisata itu memang kawasan yang juga masih mampu menyuguhkan suasana sejuk. Sebab, masih memiliki berbagai jenis tanaman hutan. Ditambah lagi, dibahu badan jalan masih kerap terlihat alur air yang mengalir jernih di anak sungai yang berbatuan.

Namun, untuk menuju ke wisata alam Terjun Linggahara ini tidak bisa dilalui lagi menggunakan Kendraan Roda 3 atau lebih, dikarenakan salah satu akses jalan menuju ke tempat tersebut terputus dan digantikan dengan jalan khusus roda 2. Tapi tidak perlu khawatir, tempat wisata alam tersebut masih tetap dibuka seperti biasanya.

2. Pemandian Aek Buru

Aek Buru adalah salah satu wisata alam yang lumayan terkenal di kota Rantauprapat, belokasi di Desa Batu Tunggal Kec. Na.IX-X (sembilan-sepuluh) Kab. Labuhanbatu Utara. Aek Buru merupakan tempat rekreasi wisata berupa pemandian dari alam. Kawasan ini dapat ditempuh dengan kendraan roda 2 atau 4 dan berjarak sekitar 9-10 Km dari Kota Rantauprapat dengan kondisi jalan aspal atau sekitar 50 menit dari Rantauprapat.


Aliran arus sungai yang deras dilengkapi dengan batu-batuan besar dan kecil juga pasir putih yang tampak di pesisir sungai memperindah panorama alam tersebut. Air yang jernih dan terdapat tebung yang curam seakan menyempurnakan pandangan alami.


Lokasi tepat wisata ini ialah di JL.Aek Buru Batu Tunggal, Batu Tunggal, Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.(Tekan disini untuk melihat GOOGLE MAPS)

3. Tugu Juang 45

Tugu Juang 45 merupakan salah satu tempat wisata terbaru di Rantauprapat yang bisa memikat banyak wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Daya tarik objek wisata Tugu Juang 45 ini adalah panorama alamnya yang sangat indah dan eksotis, Karena tempat wisata ini dikelilingi oleh Bukit Barisan dan dilengkapi dengan fasilitas bermain dan spot yang bagus untuk berfoto bisa dibilang tempat wisata ini sangat instagramable dan cocok untuk para penggila spot foto. 




Tugu Juang 45 ini juga dihiasi Payung-payung cantik yang menggantung di atas menambah kesan yang sangat indah dan tak kalah seperti di Pantai Bali Lestari Medan. Tugu Juang 45 memiliki banyak spot untuk berfoto seperti Rumah Hobbit, Vespa, Tugu, Kreatifitas GEMALA (Gerakan Masyarakat Labuhanbatu), dan bermacam-macam menara kecil yang dihiasi dengan bunga yang berbentuk hati dan spot yang unik, dan masih banyak lagi.




Wisata Ini berlokasi di Ujung bandar tepatnya di Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. (Tekan disini untuk melihat dari GOOGLE MAPS)














Komentar